20 Minutes Parent

Ini sedikit oleh-oleh dari seminarnya Ibu Elly Risman, Psi dari Yayasan Buah Hati. Beliau sangat concern dengan kualitas komunikasi antara orang tua dan anak terbukti dari 2 seminar dan 2 tema berbeda, hal ini selalu disinggung di awal pembahasan.   Sebenarnya 20 minutes parent ini cuma a very small part of the intro, belum masuk ke inti tema seminar. Tapi hal ini sangat ‘menyentil’ realitaku.

Dear parents, dalam sehari, berapa jam waktu anda khusus untuk anak anda? Dua jam? Tiga jam? Jika anda seorang ibu rumah tangga seperti saya, mungkin berani mengaku 23 jam, 1 jamnya untuk keperluan mendesak seperti ke kamar mandi atau yang lainnya. Really? Mari kita simak ilustrasi berikut.

Pagi hari, Yanti (35th) membangunkan anak-anaknya, Kakak (11th) dan Adek (7th), she said,

“Kak, bangun kak, cepet sholat Subuh, kakaaaak ayo dong, waktu Subuh kan pendek, biasain dong sholat tepat waktu kan kakak sebentar lagi udah wajib sholatnya, ayo buka matanya, habis sholat diberesin dong meja belajarnya, masa meja kok gak keliatan dasarnya, pantesan repot kalo cari segala macem, deeek, bangun dek, ayo bangun udah Subuh, makanya nonton tv jangan kemaleman dong, jadi pada susah kan bangunnya, nanti kalo bangun kesiangan semua serba buru-buru trus ada aja deh yang ketinggalan, kalo udah gitu mamah juga yang repot nganterin segala macem ke sekolah. Adeeek ayo banguuuuun……”

Coba deh baca narasi di atas with ngomel speed, how much time do you need? I only need 40 seconds. Dengan slow ngomel speed mungkin bisa 60 detik.

Scene berikutnya di meja makan, saat sarapan,

“Adek, udah berdoa belum?, kakak sayurnya dimakan dooong, kakak kan perlu jaga kesehatan, adek ayo jangan bengong, kalo udah selesai makannya jangan lupa vitaminnya trus langsung sikat gigi ya….,” dan seterusnya. It also take another 1 or 2 minutes only. Kemudian rentetan pesan lainnya saat anak-anak pamit berangkat sekolah, sekitar 1-2 menit juga. So, total waktu Yanti untuk anak-anaknya di pagi hari, sekitar 5 menit saja.

What about the rest of the day? Siang hari, menyambut anak-anak pulang sekolah, 5 menit. Sore hari mengingatkan PR, 5 menit. Malam hari “nyanyian” pengantar tidur, 5 menit. Jadi total waktu Yanti untuk anak-anak dalam sehari adalah 20 menit. She is a 20 minutes parent.

Are you?

Advertisements

15 thoughts on “20 Minutes Parent

  1. saya belum punya anak mbak, dulu sih ketika Ibu masih ada, beberapa jam aja ngak ada ibu di rumah rasanya sangat kehilangan sekali. rindu omelannya dan juga candaannya 🙂

  2. wow, sungguh luar biasa. layaknya calon keluarga dan keluarga yang sudah lama bisa membaca ini dan sangat penting kesadaran yang tumbuh dalam hati 🙂

  3. hal seperti inilah yg membuat bunda bersedia resign dr pekerjaan.
    krn apapun takkan pernah bisa menggantikan waktu yg telah hilang dlm kebersamaan dgn anak2.
    namun begitu, kita bisa menyiasatinya dgn memaksimalkan kualitas kebersamaan dgn anak2
    semoga kita semua mampu dan mau menjadi ortu panutan anak2 kita ya Vit, amin
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s