Saat Anak Bertanya tentang Seks

Ma, aku asalnya dari mana? 
Bun, pasangan sejenis itu apa sih? 
Ayah, mimpi basah itu mimpi berenang ya?

Pernahkah mendengar hal seperti itu dipertanyakan oleh anak usia 4-10 tahun? Atau anda sudah pernah mendengar yang lebih ‘advanced’? Bagaimana anda menyikapi atau menjawabnya? Sudah siapkah anda saat pertanyaan semacam itu dilontarkan oleh anak anda?

Seorang ibu sambil berusaha mengatasi rasa kagetnya, tergagap, menjawab dari mana asal si kecil. Diceritakanlah panjang lebar bagaimana bertemu ayah, saling mencintai, lalu menikah, hamil 9 bulan, dan lahirlah si kecil. Mendengar jawaban ibu, kening si kecil berkerut, komentarnya, “kata Davi, dia asalnya dari Padang, bu, trus aku asalnya dari mana?”.

Anda tidak perlu mengalami hal seperti itu karena saya akan berbagi tips dari seminar ibu Elly Risman, Psi (Yayasan Kita & Buah Hati) bertema “PeDe Bicara Seks dengan Anak Anda”

Saat anda mendapat pertanyaan tentang seks dari anak, the first thing you have to do is
1. Tenang & kontrol diri
Jika tenang maka anda dapat berpikir lebih jernih untuk benar-benar mencerna inti pertanyaan anak anda yang sesungguhnya. Tarik napas panjang, pastikan anda tidak salah mengerti.

2. Cek pemahaman anak
“Apa yang kamu tahu tentang hal itu, nak?”
Saat menanyakan ini kepada anak, anda dapat
– mencuri waktu untuk berpikir lebih lama
– memastikan apa sebenarnya yang ingin diketahui
– mengetahui mungkin saja si anak sudah tahu jawabannya namun ingin menguji anda atau mencocokkannya dengan jawaban anda

3. Katakan apa yang anda rasakan
Anda kaget, bingung, biarkan anak tahu apa yang anda rasakan, jangan biarkan mereka menebaknya.

4. Putuskan, anda akan menjawab langsung atau tidak. Jika tidak, tunda dengan jujur.

Saat anda memutuskan untuk menjawab, berikut kiatnya.
1. Jika anda sudah menangkap inti pertanyaannya, berikan jawaban yang pendek dan sederhana. Kaitkan dengan sains.
2. Sesuaikan jawaban anda dengan usia, kemampuan berpikir dan perkembangan emosi anak
3. Kaitkan dengan seseorang yang dekat dan dikenal anak
4. Kunci jawaban dengan norma agama. Tegaskan bagaimana norma agama anda memandang masalah tersebut. Also keep it short and simple.
5. Manfaatkan The Golden Opportunity. Yaitu peristiwa di sekitar anak yang bisa dimanfaatkan untuk menjelaskan tentang pendidikan seks. Misalnya saat anak melihat kucing kawin atau berita tentang artis yang hamil di luar nikah.

Tips di atas kelihatannya sederhana ya, prakteknya? Ada baiknya anda berlatih dengan memperkirakan beberapa pertanyaan yang akan muncul. Kita bisa berlatih bersama di sini, pertanyaan apa saja (tentang seks) yang pernah diajukan kepada anda? Bagaimana anda menjawabnya?

Advertisements

20 thoughts on “Saat Anak Bertanya tentang Seks

  1. pertama kali mendengar pertanyaan ttg seks, sewaktu anak sulung bunda masih berumur 10thn, Vitta.
    dan, si sulung, menanyakan, kenapa ya Bun, kalau aku suka mimpi ttg salah satu teman perempuan di kelas, tapi kok dia gak pake baju? dan, penisku mengeras, lantas, aku kayak ngompol gituh?
    hahha….si bunda ini kaget pastinya 😀 😀
    tapi, kudu tenang, sambil memandang lekat ke matanya , bunda berikan buku ttg perbedaan pria dan wanita, kita baca sama2, dan akhirnya dia mengerti kalau itu yg dinamakan mimpi basah.
    dan, selanjutnya didelegasikan pd si Ayah 😀 😀
    sampai, si sulung ini sudah SMP dan SMA , dia suka menanyakan pd Ayahnya ,apa itu kondom, sodomi, gay, lesbian dll .
    dan, sekarang alhamdulillah, dia sudah bekerja ,Vitta 🙂

    Sebenarnya komunikasi ttg sex pd anak itu cukup mudah kok, dgn kita membelikan buku2 yg sekarang sudah banyak beredar ttg sex education, mereka lebih mudah paham.
    dan sikap kita sewaktu berbicara mengenai sex pd mereka , itu jg penting.
    salam

      • Hehe gapapa bun, artikelku jd lengkap. Itu tandanya bunda gak tanggung2 saat berbagi.
        Ujung-ujungnya asal dikomunikasikan dengan baik, jadi lebih mudah

  2. iya mbak saya dulu juga inget kalau masa kecil saya suka nanya aneh2 hehehee
    tapi kalau dulu sy gakpernah nyambung ke hal2 kyk gitu, waktu kecil saya banyak main di ladang atw mbantu kakek ngembala kambing, jarang bgt nonton tv jadi gak tau istilah2 menjurus soal seksual
    saya nanyanya gk kesitu tapi tetep aneh2, kdg kalo orang gabisa jawab saya sih nyimpulin sendiri
    ngga kebayang ntar kalau punya anak kalau sotoy-nya si anak saya sama kayak saya

  3. Ngerinya, sotoy-nya anak jaman sekarang gak perlu berasumsi sendiri. Mereka tinggal masukkin keyword di google trus bisa keluar gambar ‘macem-macem’ deh, hiiiiiii………

    • bukan masalah kurang cerdas, anak jaman dulu mah gak berani nanya macem-macem aja kayaknya, cobe deh diinget-inget lagi hehe….

      makasih udah mampir…..

  4. saya malah dulu bertanya ke ibu saya masalah ( mimpi basah ) , Alhamdulillah ibu menjawab “itu tandanya kamu mimpi indah” jd geli kalau ingat dulu ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s