Laki-Laki Paling Beruntung

Percakapan ini terjadi saat Kakak berumur 11 tahun.

Kakak  : “Mah tebak, siapa laki-laki yang paling beruntung di dunia ini?”
Mamah : “Hhhmmm….. siapa ya? Nyerah deh, siapa Wil?” (males mikir)
Kakak  : “Nabi Adam”
Mamah : “Karena?” (keningku berkerut)
Kakak  : “Karena Nabi Adam gak punya mertua”
Tawaku pecah seketika…. but it won’t last very long. Pikiranku langsung melayang mengingat banyaknya cerita kelam tentang hubungan menantu-mertua. Aku bersyukur dan merasa beruntung karena hubungan kami dengan mertua sangat nyaman.

Tiba-tiba aku teringat sesuatu.
Mamah : “Lho Wil? memangnya kenapa kalau gak punya mertua kok disebut beruntung?
Kakak  : “Ng….. gak tau….” (sambil angkat bahu tinggi-tinggi)

Hahaha….. Aku tertawa sampai sakit perut dan berurai air mata…..

Semut-Semut the Natural School, Bukan Sekolah Biasa

Bukan berarti ini Sekolah Luar Biasa walau memang ada beberapa anak berkebutuhan khusus bersekolah di sini. Anak-anak kami sudah 4 tahun menjadi bagian dari Semut-semut. Si sulung baru saja lulus, adiknya menginjak kelas 3 SD. Banyak yang salah mengartikan the natural school itu sekolah alam (termasuk saya pada awalnya). Padahal artinya sekolah alami, maksudnya sekolah yang tetap menjaga kealamian seorang anak, keluguannya, masa bermainnya, rasa penasarannya, something like that deh.

Saya sebut bukan sekolah biasa karena banyak hal yang tidak biasa (at least menurut saya) terjadi di Semut-Semut ini.
1. Namanya saja sudah banyak mengundang tanya. Semut-Semut ini sekolah Islam tapi namanya kok bukan An Naml atau Al-Al lainnya. Kalau memang nama binatang kenapa harus diulang, bukan SD Semut saja. Anyway, pernah lihat semut jomblo alias jalan sendirian?
2. You can’t really tell the differences, kapan mereka belajar atau bermain. Sekelompok anak duduk di jungkat-jungkit atau berlarian di antara tanaman obat ternyata sedang belajar sains. Sekelompok anak seperti berbincang serius mengelilingi pak guru ternyata sedang ngobrol tentang film tentang ‘kiamat’ yang heboh itu.
3. Actually, di Semut-semut tidak ada siswa atau anak murid. Para guru memanggil mereka dengan sebutan `teman kecil`. No wonder mereka bermain bersama like friends should be.
4. Jam pulang sekolah, sering saya lihat beberapa kelompok ibu ngobrol seru, ber-hahahihi bak sahabat dekat, bukan tentang lanjutan sinetron cinta yang kunjung usai. Ternyata wali murid dan guru sedang bertukar cerita tentang perkembangan anak. Namun para ibu bekerja harus puas ‘hanya’ menjadi sahabat pena para guru via buku komunikasi yang disampaikan tiap hari.
5. Anak terlalu nyaman di sekolah sampai susah diajak pulang. I wonder, apa karena playground all over the entire school atau karena playfull teacher. Yang pasti tak jarang saya menemukan my little girl dan temannya sedang hang out, literally  (ngobrol dengan posisi bergantung terbalik seperti kelelawar).

Artikel ini dibuat dalam rangka menunaikan PR dari Bunda Arfi untuk ulang tahun Semut-semut yang ke 13.

Daur Ulang Musiman

Mendengar kata daur ulang, sahabat blogger pasti langsung teringat Alamendah’s Blog. Kepedulian beliau pada perawatan lingkungan dan pelestarian alam sangat nyata. Setiap kali berkunjung ke sana, saya malu hati. Saya tidak pernah menanam pohon, saya juga tidak memilah sampah. Rasanya I’ve done nothing for the sake of the earth.

Tapi ternyata setiap anak-anak naik kelas, saya punya proyek optimalisasi kertas. Mau disebut daur ulang kertas kayaknya kurang pas karena kertasnya memang belum dipakai.

Tiap akhir bulan Juni, saya menyingkirkan buku sekolah tahun kemarin supaya tempatnya bisa dipakai untuk buku tahun ajaran baru. Untungnya, SD-nya anak-anak memberikan pinjaman buku paket, jadi begitu sekolah selesai, kami tinggal mengembalikan buku-buku paket itu ke sekolah. Tak perlu repot mencari tempat untuk menyimpan karena akan langsung dipakai oleh para adik kelas.

buku wildan

banyak kertas kosong

Buku catatan bekas tahun kemarin tentu tidak bisa dipakai lagi. Tapi selalu disortir dulu. Buku PR dan matematika biasanya penuh, atau tidak banyak sisa lembar kosong. Buku seperti ini langsung lulus sortir.

Buku pelajaran lain biasanya hanya berisi gambar-gambar mind map dan tidak banyak lembaran yang terpakai. (I wonder, anak-anak pada nyatet di mana sih? Masa bukunya pada kosong begini. Apa langsung ditulis di otak mereka ya?) Buku-buku seperti ini takkan saya sia-siakan. Saya potong lembaran yang terisi lalu diklip, siap disimpan.

Kalau semua lembaran kosong ini disatukan dan dijilid lagi saya bisa dapat 3-5 buku kosong tiap tahun. Bahkan saya masih punya sisa lembar kosong dari buku kakak waktu kelas 2. Namun biasanya hanya dipakai untuk coret-coretan karena anak-anak mendapat buku tulis baru tiap awal tahun.

Not much, tapi semoga saja bisa sedikit berpengaruh untuk kelanggengan hutan Indonesia.

10 Cara Mengatasi Hambatan Menulis #2

Silakan baca the first 10 tips di sini.

1. Keep saying to yourself that, “No writer’s block, only laziness”. Anda bukan seorang pemalas ‘kan?
2. Riset, riset, riset. Sumber informasi bisa didapat dari TV, buku, internet atau dengan mewawancarai seseorang. Sebuah artikel pasti akan cepat beres jika Anda memiliki informasi yang lengkap.
3. Saat ide tiba-tiba datang when you in the middle of something, langsung catat, di manapun. Di ponsel, notebook atau di struk belanjaan.
4. Unplug the internet, silent the cellphone, get disconnected, untuk menghilangkan berbagai macam distraction.
5. Sulit untuk memulai sebuah artikel? Try to write from the end to start. Atau coba saja mulai dari tengah.
6. Tak ada gunanya begadang memaksakan otak yang sudah lelah. Get enough sleep, biarkan otak Anda istirahat.
7. Ngobrol dengan sesama penulis, get their opinions and constructive suggestions.
8. Buat deadline pribadi. Mungkin saja Anda termasuk orang yang writes better under pressure.
9. Commit yourself to achieve optimum numbers of words, not writing for a certain amount of time.
10. Baca lagi komentar di artikel Anda sebelumnya. Komentar pembaca bisa memberikan ide untuk kelanjutan atau pengembangan artikel Anda. Beberapa tips di atas terinspirasi dari komentar para sahabat di artikel sebelumnya.

Sahabat punya ide lain for the next 10 tips?

(Sumber: http://www.getfreeebooks.com)

Shane si Domba (eps.3): Rumah Majikan

Sudah lupa cerita sebelumnya? Baca lagi Shane si Domba: Pencarian Berlanjut

Kau yakin jejak itu benar-benar mengarah ke sana?” ujar Tail, panik.
“Tentu saja! Aku mengecek sekitar 5 meter dari rumah itu dan tidak ada jejak kaki lain!” teriak Dawg.
“Ini adalah jejak kaki hewan bukan manusia,” kata Shane setelah tersadar dari rasa terkejutnya.
“Kalau begitu musuh kita sepadan dengan kita,” ujar Dawg.
“Baiklah,” Shane berkata, “Kita ambil perlengkapan dan kita langsung se rumah itu. Kita bertemu lagi di sini dalam 30 menit.”

sheeps

drawn by Naura, using Paint Joy

Mereka pun menyebar. Tiga puluh menit kemudian, mereka kembali membawa senjata masing-masing. Tail membawa 2 tongkat baseball, Curly membawa sebuah tongkat panjang yang dipasangi batu bata di kedua ujungnya, Dawg membawa sebuah kapak dan Shane membawa semacam crossbow dan menggunakan bola besi sebesar kelereng sebagai pelurunya.
“Baiklah, ayo kita ke rumah itu!” seru Shane.

Sesampai mereka di rumah itu, benar saja ada tiga pasang jejak kaki yang kelihatan masih baru. Tanpa buang waktu, mereka langsung mendobrak pintu masuk. Saat berada di dalam Shane memberi isyarat agar Curly menjaga pintu depan, Tail menjaga pintu belakang dan Dawg mengikutinya.

Shane dan Dawg pergi ke lantai atas dan menemukan pintu yang terkunci. Dawg langsung mendobrak pintu itu menggunakan kapaknya, dan di dalam….. sedang duduk di atas ranjang, ada Tommy sedang bermain pesawat mainan.
“Satu masalah selesai,” bisik Shane pada Dawg.

Jangan lewatkan the final episode: Pelaku Penculikan.

10 Cara Mengatasi Hambatan Menulis

Jari sudah siap di atas keyboard, kening berkerut, tapi sang ilham tak kunjung datang. Atau ide sudah muncul di kepala tapi dia memutuskan untuk tidak segera berubah menjadi kata-kata. It’s writer’s block. Bagaimana mengatasinya?

1. Read more. Banyak membaca tentu lebih banyak inspirasi.
2. Write more. Sudah pasti practice makes perfect.
3. Always say never to this word: menunda.
4. Menggambar bisa juga jadi cara mengekspresikan diri in a different channel dan tetap melatih sisi kreatif otak Anda.
5. Buat draft. Biarkan ide Anda mengalir keluar walau dengan bahasa yang sederhana. Lalu, edit to perfection.
6. Jam berapa Anda berada di level optimum? Tengah hari atau tengah malam? Find your golden hour.
7. Temukan lokasi yang paling nyaman untuk menulis. Lebih suka tempat yang tenang atau yang ramai, Anda yang merasakannya.
8. Exercise a little untuk melancarkan peredaran darah Anda, termasuk yang ke otak.
9. Play games, di ponsel atau di komputer tidak masalah. Good games bisa memicu timbulnya ide baru untuk tulisan Anda.
10. Habis ditegur atasan, anak berulah, koneksi lemot? Singkirkan dulu energi negatif, baru kembali menulis.

Would you share your writer’s block solution?

(Sumber: http://www.getfreeebooks.com)

Another Award Comes with……

Dalam sebuah film superhero sering disebut “great power comes with great responsibility”. Dalam dunia blogging, saya belajar bahwa, an award comes with a responsibility. So, more awards means more responsibility. Tanggung jawab menuntaskan PRnya, juga menyampaikan awardnya pada blogger lain.

award setetes embun
Award yang ini kuterima dari mbak Orin, seorang blogger pencinta warna putih yang mengaku pendiam (hehe… maap ya mbak, belum terbukti soalnya) padahal isi blognya seru. PR dari award ini adalah menulis 8 hal tentang diri saya. Here they are….

I am a…
1. Daughter of a very-good-and-very-fast-cook-mum and a silly-jokes-teller-dad
2. Wife of a family-comes-first-husband
3. Mum of a brainiac and-computer-games-maniac-son
4. Mum of an art-and-music-lover-daughter
5. CSI series lover but have no idea how to enjoy Horatio’s presences
6. Korean drama series lover have but no idea how to enjoy romantic books, poetries and movies
7. Sushi lover, nyammm…..
8. Labil blogger, still

Karena belum kenal banyak blogger dan mencontoh beberapa blogger lain, maka saya akan membagikan award ini kepada 5 blogger pertama yang berkomentar di postingan ini dan yang belum kebagian award ini. Silakan, enjoy the award and take the responsibility….

Eat What You Want and Stay Slim

Sounds impossible, at least for me. Tapi jadi hal yang biasa untuk beberapa orang yang dianugrahi badan yang-makan-apa-saja-tetap-kurus. Judul di atas sebenarnya adalah tema talkshow yang diadakan pada tanggal 14 Juni 2011 oleh timnya pak Juli Triharto, master Hypnolangsing di salon Moz5 Margonda Depok.

Hypnolangsing adalah metode penurunan berat badan yang mudah dan menyenangkan. Metode ini memfokuskan untuk mengubah kebiasaan dan reprogram your mind dengan cara reconnect mind and body. Melihat metodenya sudah pasti hypnolangsing bukan cara instan untuk menjadi kurus.

Kita sudah mengetahui akibat makan berlebih atau konsekuensi makan hidangan berlemak tapi mengapa tetap sulit melangsing. Ada yang beralasan, saya keturunan gemuk atau tulang saya besar. Actually, menjadi gemuk bukan keturunan melainkan perilaku makan yang diturunkan.

Mengapa sulit melangsing?
Obsessive Dieting
Terobsesi dengan diet seperti memiiilh jenis makanan, mengganti sarapan dan makan malam, menghitung asupan kalori termasuk  mengatur jam makan.

Emotional Eating
Seringkali kita makan untuk merayakan kesenangan juga makan untuk mengobati kesedihan. Tak jarang kita makan karena melihat makanan favorit padahal tidak lapar

Faulty Programming
Ada sebagian masyarakat kita yang menganggap gemuk itu tanda kesejahteraan. Orangtua mana yang tak ingin melihat anaknya gemuk, karena semua beranggapan gemuk itu lucu dan sehat.

So, how hypnolangsing works? Hypnolangsing adalah perilaku yang menjalankan 5 Magic Rules:
1. Ketika lapar makan
Jangan tunda lapar menjadi kelaparan yang membuat badan merasa tidak nyaman, seperti pusing atau mual. Makan saat lapr fisik, bukan lapar mata atau lapar emosi. Ciri lapar fisik adalah datangnya perlahan dan mudah dideteksi. Percayakan rasa lapar Anda pada jam tubuh bukan jam dinding.

2. Makan yang diinginkan
Misalnya Anda ingin makan pizza tapi saat menunggu pizza 15 menit, Anda memutuskan untuk mengganjal perut dengan salad dan juice. Padahal, menurut hypnolangsing, apapun yang masuk ke dalam mulut kecuali air putih adalah makanan. Tidak ada istilah makanan pokok atau cemilan. Saat pizza datang, lambung Anda sebenarnya sudah cukup terisi.

3. Makan secara sadar
Maksudnya makan perlahan, sadari, nikmati perubahan rasa, tekstur, dan suhunya saat mengunyah. Lakukan di setiap suap, bukan hanya di suapan awal.

4. Ketika netral, stop makan
Netral adalah suatu stage di mana lapar sudah hilang tapi belum terasa kenyang

5. Move more!
Buat diri Anda melangkah lebih banyak setiap harinya, misalnya mengurangi penggunaan lift. Pilih fun exercise, pilih yang paling nyaman.

5 Magic Rules ini perlu dilatih setiap saat sehingga menjadi perilaku atau kebiasaan baru Anda. Saat sudah berperilaku hypnolangsing maka hasilnya adalah
– Stop craving
– Stop emotional eating
– Speed up metabolism
– Feel good about yourself
– Motivate fun exercise

Menurut saya, hypnolangsing bisa jadi implementasi satu sunnah Rasul yang sangat populer, “makanlah saat lapar, berhentilah sebelum kenyang”. Eat what you want and stay slim sounds possible for me now. What about You? Siap langsing?

For more info, click http://julitriharto.com or follow @hypnolangsing on twitter.

Komik Seru

Komik ini aku buat setelah tidak sengaja ‘nemu’ foto anak-anak dengan pose tidak biasa. Dibilang ‘nemu’ karena kami (aku dan suami) tidak ingat kapan foto ini diambil, bahkan tidak ingat siapa yang merekam adegan-adegan ini. Seingatku, kita berempat berkostum seperti ini dalam rangka kartinian di sekolah Kakak mungkin 4 tahun yang lalu. Well, enjoy!

komik tjerita rakjat

Shane si Domba (eps.2): Pencarian Berlanjut

Artikel ini tulisan kakak lanjutan dari Shane si Domba: Tommy Hilang!

“Ayo semua keluar!” teriak Dawg, si anjing pengembala. Para domba pun keluar dari lumbung satu persatu. Dawg merasa heran karena para domba terlihat murung. Shane mendekat dan menjelaskan semuanya kepada Dawg.
“Karena itu kita harus melakukan pencarian segera,” jelas Shane.
“Baguslah, majikan kita sedang pergi liburan, jadi kita bisa melakukan pencarian selama mungkin. Tunggu, Shane, kau benar-benar berpikir Tommy masuk ke bulu Fatso?” tanya Dawg tak percaya.
“Bulu Fatso memang cukup tebal” jawab Shane malu-malu.

Shane mengumpulkan semua domba dan memulai pencarian. Shane, Dawg, Curly, Tail dan domba-domba lain melakukan pencarian sementara Mommy dan Fatso menunggu di peternakan kalau Tommy kembali. Pencarian sudah berlangsung 2 jam saat Tail berteriak,

“Shane, Dawg, aku menemukan sesuatu!” Shane dan Dawg pun segera datang ke tempat itu. Shane memungutnya dan membersihkannya.
“Ini dot Tommy!” seru Shane.
“Dan lihat ini, jejak kaki!” seru Tail.
Tetapi kenapa jejak yang pertama lebih dalam dari yang lainnya?” tanya Dawg.
“Dia pasti terperosok dan menjatuhkan dot ini” jawab Shane.
“Baiklah, ayo kita telusuri jejak kaki ini!” seru Dawg.
“Tenang Dawg, tenang Curly, kta tidak tahu siapa yang kita hadapi” kata Tail.
“Atau berapa orang yang kita hadapi,” lanjut Shane.
“Jadi lebih dari satu orang?” Tanya Tail.
“Iya. Ada tiga pasang jejak kaki. Baiklah, Dawg kau telusuri terus jejak kaki ini, tapi jangan langsung bertindak, sementra aku, Tail dan Curly akan lebih menyelidiki jejak kaki ini,” perintah Shane.
“Baiklah,” jawab Dawg sambil berjalan menjauh.

Satu jam kemudian, Dawg kembali dengan muka lesu.
“Jadi, jejaknya berakhir di mana?” tanya Shane sambil memeriksa jejak kaki itu.
“Di rumah majikan….. yang…… lama.”  Tiga domba itu langsung terkejut.
“Sial” ujar Shane memecah keheningan.

Selanjutnya… Shane si Domba: Rumah Majikan