Semut-Semut the Natural School, Bukan Sekolah Biasa

Bukan berarti ini Sekolah Luar Biasa walau memang ada beberapa anak berkebutuhan khusus bersekolah di sini. Anak-anak kami sudah 4 tahun menjadi bagian dari Semut-semut. Si sulung baru saja lulus, adiknya menginjak kelas 3 SD. Banyak yang salah mengartikan the natural school itu sekolah alam (termasuk saya pada awalnya). Padahal artinya sekolah alami, maksudnya sekolah yang tetap menjaga kealamian seorang anak, keluguannya, masa bermainnya, rasa penasarannya, something like that deh.

Saya sebut bukan sekolah biasa karena banyak hal yang tidak biasa (at least menurut saya) terjadi di Semut-Semut ini.
1. Namanya saja sudah banyak mengundang tanya. Semut-Semut ini sekolah Islam tapi namanya kok bukan An Naml atau Al-Al lainnya. Kalau memang nama binatang kenapa harus diulang, bukan SD Semut saja. Anyway, pernah lihat semut jomblo alias jalan sendirian?
2. You can’t really tell the differences, kapan mereka belajar atau bermain. Sekelompok anak duduk di jungkat-jungkit atau berlarian di antara tanaman obat ternyata sedang belajar sains. Sekelompok anak seperti berbincang serius mengelilingi pak guru ternyata sedang ngobrol tentang film tentang ‘kiamat’ yang heboh itu.
3. Actually, di Semut-semut tidak ada siswa atau anak murid. Para guru memanggil mereka dengan sebutan `teman kecil`. No wonder mereka bermain bersama like friends should be.
4. Jam pulang sekolah, sering saya lihat beberapa kelompok ibu ngobrol seru, ber-hahahihi bak sahabat dekat, bukan tentang lanjutan sinetron cinta yang kunjung usai. Ternyata wali murid dan guru sedang bertukar cerita tentang perkembangan anak. Namun para ibu bekerja harus puas ‘hanya’ menjadi sahabat pena para guru via buku komunikasi yang disampaikan tiap hari.
5. Anak terlalu nyaman di sekolah sampai susah diajak pulang. I wonder, apa karena playground all over the entire school atau karena playfull teacher. Yang pasti tak jarang saya menemukan my little girl dan temannya sedang hang out, literallyΒ  (ngobrol dengan posisi bergantung terbalik seperti kelelawar).

Artikel ini dibuat dalam rangka menunaikan PR dari Bunda Arfi untuk ulang tahun Semut-semut yang ke 13.

Advertisements

26 thoughts on “Semut-Semut the Natural School, Bukan Sekolah Biasa

  1. akhirnya ada juga sekolah yang mengutamakan hak anak2 utk bermain, bukan sekolah yg mempunyai jadwal bhs. inggris utk anak2 TK 😦
    walaupun selalu ada plus minusnya, paling tdk , hak anak2 sudah terpenuhi, yaitu hidup mereka adalah bermain πŸ™‚
    salam

  2. orang tua memang harus bijak memilihkan sekolah buat anaknya……ah senang rasanya klu melihat para murid di sekolah yang bagus….klu org tua saya mampu pasti dulu merekapun akn memilihkan saya sekolah pavorite…

  3. unik juga yah natural school, konsep mendidik anak dengan cara yang berbeda.. memang sih,, bisa jadi cocok untuk sebagian anak, tapi belum tentu juga cocok untuk anak yang lain.. berkebutuhan khusus misalnya?

    • Actually, semut-semut jadi salah satu pilihan sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Malah ada wali murid yang beranggapan, kalau anak normal mah gak perlu sekolah di semut-semut hehe.
      Kalau mau diceritain tentang anak berkebutuhan khusus di semut-semut bisa jadi satu postingan sendiri, mas ^,^

  4. bermain sambil belajar… belajar sambil bermain… emang itu yg cocok buat anak2 ya mbak… langsung belajar dr yg dilihat dan dialami. salam kenal mb…

  5. wah bagus juga jenis sekolah seperti ini, kreatifitas anak dipancing dari kecil bukannya dijejali stress πŸ˜€ boleh tau lokasi sekolahnya dimana?

  6. hang out, literally (ngobrol dengan posisi bergantung terbalik seperti kelelawar).

    Saya ngakak koprol membaca kalimat ibu yang satu itu …
    ini sekaligus menunjukkan bahwa … sekolah itu bisa menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan …

    Saya penasaran dengan sekolah ini

    Salam saya Bu

    • eva falentina says:

      Bunda, saya tinggal di Tanjungpinang kebetulan anak saya sekolah di SD Dee Green Camp yang hampir sama dengan Sekolah Semut-semut dan anak saya merasa nyaman dan sangat menyenangkan…

  7. Mama Adam ... says:

    Buat yang belum pernah menyekolahkan anaknya disini … segera deh dicoba … di jamin nggak akan mau pindah ke sekolah lain … sekolah ini luar biasa … sampai2 anak saya yg udah SMP mau balik lagi kesana karena gak betah disekolah baru … guru-gurunya kalo saya lihat “Teaching with Heart”

    Bravo “Semut-Semut”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s