What Hypnolangsing Did to Me

Liburan di rumah 3 minggu, absen dari gym 1 bulan, eat whatever I want and lost 2 kg. This is what hypnolangsing did to me. Belum kenal hypnolangsing? Silakan baca di sini.

Aku mulai serius ber-hypnolangsing setelah posting artikel Eat What You Want and Stay Slim tanggal 16 Juni 2011. Saat artikel ini ditulis, tanggal 19 Juli 2011, sudah 2 kg hilang dari badanku.

Actually, sampai saat ini aku belum mempraktekkan 5 Magic Rules secara optimal. Belum ahli membedakan lapar fisik dan lapar emosional. Kadang tetap makan saat lapar emosional. Saat makan kurang menghadirkan kesadaran hingga kadang terlewat fase netral. Dan belum terlalu move more. Namun sudah terbayang kaki barbie-nya mbak Nunny Hersianna (CEO Hypnolangsing) kalau aku menyempurnakan 5MR.

Walau baru turun 2 kg, but I’m pretty sure I could do more karena hypnolangsing memang benar mudah dan menyenangkan. Saat mencoba program loose weight lain, aku sangat khawatir akan rasa lapar. Tapi dengan hypnolangsing, rasa lapar aku sambut dengan suka cita.

Setelah mulai mempraktekkan 5MR, ada beberapa efek yang kualami selain weight loss
1. Sistem pembuanganku lebih lancar
2. Saat makan di resto, aku pilih menu berporsi kecil atau sepiring berdua dengan suami, so…. hemat beb!
3. Rumah lebih rapi because I keep looking for a reason to move more sementara selama liburan kemarin anak-anak sangat betah di rumah saja.
4. Jadi punya alasan sehat untuk berlama-lama window shopping, yaitu to move more

Maaf ya aku sering sharing tentang hypnolangsing. Karena menurutku hypnolangsing memberi pengaruh positif and I like to share this good influence to everyone.

Meredakan Lapar Emosional

Dalam artikel sebelumnya dibahas tentang ciri-ciri lapar sungguhan (lapar fisik) dan lapar bohongan (lapar emosional). Jika sinyal lapar sungguhan yang datang, tinggal makan saja. Lalu bagaimana ketika sinyal lapar emosional yang Anda rasakan?

Berikut hal yang bisa Anda lakukan untuk meredakan lapar emosional.
1. Curhat pada teman atau pasangan saat sedih atau marah daripada melampiaskannya dengan makan. Dijamin rasa lapar lenyap segera setelah perasaan sudah ringan
2. Cari kesibukan yang tidak ada hubungannya dengan makanan. Lakukan ini saat waktu luang Anda terlalu banyak
3. Kunyah makanan dengan perlahan. Menurut Nadia de Silva, wellness and diet trainer dari Amerika, yang terbaik mengunyah 30 kali setiap suapan. Ketika mengunyah, mulut kita mengeluarkan enzim yang berguna untuk memperlancar proses pencernaan. Juga untuk memberi waktu yang cukup kepada otak untuk menangkap sinyal bahwa lambung sudah terisi.
4. Minum air putih lalu tunggu selama 10-15 menit. Jika rasa lapar berkurang maka Anda hanya kekurangan cairan.
5. Jangan lewatkan waktu makan. Beraktivitas dengan perut kosong dapat membuat nafsu makan melonjak. Nafsu makan belum tentu reda meski Anda sudah makan banyak. “Istilahnya, Anda jadi ingin balas dendam karena perut dibiarkan kosong dalam waktu lama,” jelas Catherine.

(Referensi: Majalah Chic edisi 89 * 18 Mei – 1 Juni 2011)

Kenali Sinyal Lapar Sungguhan

Masih ingat tentang hypnolangsing? Itu lho, cara melangsing yang mudah dan menyenangkan. Kalau lupa atau belum tahu silakan cek di sini.

Salah satu dari 5 Magic Rules Hypnolangsing adalah makan ketika lapar sungguhan. Memang ada ya, lapar bohongan? Lapar sungguhan maksudnya rasa lapar yang timbul karena lambung memang sudah kosong. Menurut Catherine McCain, ahli diet dari Amerika, lapar bohongan disebabkan oleh kondisi emosi yang sedang tidak stabil. Misalnya, marah sedih, atau sedang bosan, maka oleh hypnolangsing sering disebut lapar emosional. Cukup bingung untuk membedakan keduanya namun bisa dikenali dari ciri-cirinya.

Lapar emosional, ciri-cirinya:
1. Ingin makanan yang spesifik.
Misalnya, ingin soto mie bu Erna atau bebek goreng pak Slamet. Menurut Catherine, dalam keadaan lapar yang sebenarnya, kita tidak punya keinginan untuk memilih, yang penting makan.

2. Datangnya tiba-tiba
Tiba-tiba Anda merasa lapar setelah mencium aroma suatu makanan atau hanya dengan melihat gambarnya saja. Situasi ini umumnya timbul saat Anda sedang bosan atau depresi, tubuh akan mencari pengalih perhatian untuk melipur lara.

3. Timbul tak lama sesudah makan
Jika ini terjadi, patut dicurigai bahwa rasa lapar yang timbul adalah lapar bohongan karena lambung Anda sebenarnya belum kosong.

4. Muncul ketika kurang cairan
Otak hanya mengirim sinyal bahwa tubuh kekurangan asupan dan tidak dijelaskan apakah asupannya berupa cairan atau makanan. Sinyal ‘tak jelas’ yang diterima lambung ini membuat kita mengira itu rasa lapar.

Bagaimana dengan lapar sungguhan? Cirinya, rasa lapar ini datangnya perlahan, perut berbunyi, gelisah, pikiran dipenuhi dengan bayangan berbagai makanan favorit. Tandanya lambung Anda benar sudah kosong.

Setelah mengetahui ciri lapar sungguhan atau bohongan, mudah saja kan mengenali sinyalnya. Selamat melangsing!

(Referensi: Majalah Chic edisi 89 * 18 Mei – 1 Juni 2011)

Jangan lewatkan the next article: Meredakan Lapar Emosional