Aku & Menulis

Menulis? Bukan gue banget deeehhh….

Waktu masih sekolah, bahasa Indonesia adalah pelajaran yang sangat tidak kusukai. Seingatku selama 12 tahun bersekolah, hanya ada satu guru bahasa Indonesia yang lumayan. Waktu SMP ada guru yang digandrungi para siswi karena tampangnya di atas rata-rata dan gosipnya dia pacaran sama anak SMA. Sama sekali bukan karena metode pengajarannya.

Yang paling mengerikan dari pelajaran ini adalah mengarang. Apapun itu, cerita tentang liburan, percakapan, worst of all, puisi. Setiap ada tugas ini, my mind gone blank. Never have a clue even how to start. (Semoga anakku tidak baca tulisan ini, bisa-bisa dia bilang, “pantesan aku gak bisa mengarang, ternyata turunan!”).

No one ever told me that mengarang -in the real life we call it menulis- itu leads to many important things. Menulis skripsi saat mau lulus kuliah, menulis CV saat mau melamar kerja, menulis presentasi atau proposal saat menjual ide pada klien atau para bos dan menulis di kolom parent’s comments untuk buku komunikasi sekolah anak.

Ajaibnya, with my writing-incompentency, aku memutuskan untuk blogging yang separuh kerjanya adalah menulis. Why? Karena finally aku punya banyak alasan untuk (kembali) belajar menulis.

So parents, jangan asik-asik ngeblog sendiri, ayo kita beri anak-anak alasan untuk belajar menulis dari sekarang.

Advertisements

6 thoughts on “Aku & Menulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s